Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kejamnya Dunia Marketing

Foto : Ilustrasi

Ini motor yg cukup banyak peminatnya.
Bahkan katanya mesti direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya. Harganya 18-19 juta DP 2jt
"Berapa tahun angsurannya mas ??
" 3 tahun Mas. Sesuai dengan gaji".

"Berarti per bulannya 867 x 35 ya Mas?"
"Ya Rp867.000 x 35 bulan, berapa ?" "Rp30.345.000 Mas" "Tambah DP 2 jutamood...?" "Rp32.345.000 Mas"
Itu total harga motormu kalau dikredit kan ?
Padahal harga motormu tadi 18-19 juta kan?


Kamu mau beli barang yang harganya 19 juta dengan harga 32 juta ?
Trus, misal kamu bayar lancar.
Trus 3 tahun ke depan motor itu jadi milik kamu.
Kira- kira kalo kamu jual, itu motor paling tinggi bisa laku berapa ?
Mungkin sekitar 0-12 juta
Dari selisih nilai cash dan kredit tadi, kamu sudah rugi 13 juta, sekarang ditambah lagi 7 juta dari penyusutan barang. Total kerugian sudah 20 juta.
Nah, kamu mau bayar 32.345.000 untuk sebuah barang yang nilainya 12 juta saat barang itu sah menjadi milik kamu?
Woi


Banyak dari kita yang lebih mengedepankan gengsi dalam memenuhi tuntutan gaya hidupnya. Parahnya, gaya hidup itu terlalu dipaksakan. Sebenarnya kalau kita mau berfikir, sabar dan ikhtiar sedikit lebih keras saja, ada beberapa solusi yang bisa kita pilih. Jangan sampai karena kita "kepanasan" dengan teman atau tetangga kita yang sudah punya ini dan itu, kita jadi lupa akan kebutuhan kita yang sesungguhnya (KEBUTUHAN DAN KEINGINAN) itu beda jauh sekali. Dan jangan pernah menjadikan utang, sebagai satu satunya solusi pemenuhan kebutuhan hidup..

Bergayalah sesuai dengan isi dompetmu..