Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Modus Tipu-tipu Investasi Forex Pakai Robot Akhirnya Terungkap




Infoacehtimur.com – Beberapa waktu lalu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan telah memblokir 249 domain situs web entitas di bidang perdagangan berjangka komoditi (PBK) yang tidak memiliki izin.

Menariknya mereka menggunakan modus yang paling baru, yakni penawaran paket investasi forex berkedok penjualan robot trading melalui paket-paket investasi dengan menggunakan sistem member get member.

Pemerhati dan Praktisi Investasi, Desmond Wira mengaku telah menginvestigasi salah satu platform PBK yang menggunakan modus tersebut. Sama seperti penjelasan Bappebti, platform forex itu memanfaatkan robot trading untuk menipu dengan sistem member get member alias ponzi.

"Untuk memberikan keuntungan di awal, mereka pakai skema ponzi atau money game," ucapnya kepada detikcom, Selasa (28/9/2021).

Dengan skema money game, platform tersebut hingga kini masih bisa bertahan dan terus memperluas jaringannya. Namun itu hanya tinggal menunggu waktu, karena bakal ada 1 titik di mana pelaku tak mampu lagi gali lubang tutup lubang untuk membayar keuntungan investornya.

"Korbannya ya belum ada. Kalau money game belum ambruk ya belum ada yang lapor," ucapnya.

Dalam postingannya di media sosial, Desmond mengaku mendapatkan izin dari salah satu nasabah trading forex tersebut. Bahkan dia diberikan login dan password untuk masuk ke akun realnya.

Tanpa menyebutkan nama brokernya, Desmond mengungkapkan sederet kejanggalan. Setiap bulan cetak profit hingga 10%. Statistik win ratenya 81-19. Artinya 81% trading menorehkan keuntungan, hanya 19% tradingnya mengalami kerugian.

"Btw ini gaya tradingnya scalping," tulisnya.

Jadi kalau ikutan investasi model begini ada untungnya nggak? Lihat di halaman berikutnya.

Menariknya lagi robot trading tersebut jarang losing streak atau rugi beruntun, setelah rugi robot itu kembali profit. Selama bertahun-tahun losing streak paling banyak 3 kali.

Dari data yang bikin ngiler itu ternyata banyak menyimpan kejanggalan. Pertama, robot trading itu tidak bisa dipakai di broker forex lain, hanya di broker tertentu saja.

Kedua robot trading dalma platform MetaTrader berbentuk file ekstensi mq4 atau ex4. Nah menurut yang sudah join mereka tidak pernah melihat atau menerima file tersebut.

Desmon menerangkan kejanggalan yang ketiga adalah dengan keuntungan 10% per bulan, maka 1 tahun keuntungannya bisa 120%. Dengan profit sebesar itu sudah mengalahkan hampir semua trader profesional.

"Lalu pertanyaannya kenapa repot-repot mencari nasabah receh?" tulisnya.

Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra mengatakan, robot trading sebenarnya tidak hanya digunakan dalam platform investasi ilegal saja. Beberapa broker forex legal juga ada yang memiliki fitur tersebut.

"Ya sebenarnya nggak cuma ilegal, banyak broker kalau bisa dapat itu ya pasti dipakai. Karena itu salah satu benefit, orang tidak perlu susah-susah mikir untuk trading," tuturnya saat dihubungi detikcom, Minggu (26/9/2021).

Namun memang, semakin populernya robot trading membuat broker forex ilegal memanfaatkan teknologi itu untuk menggaet targetnya. Lalu mengapa robot trading ini semakin populer?

Menurut Ariston itu karena selama masa pandemi COVID-19 euforia investasi sangat tinggi. Banyak investor-investor baru atau newbie yang lahir, terutama dari kalangan milenial.

"Ya pandemi ini kan memunculkan investor-investor baru, kalangan milenial maupun orang-orang yang belum berinvestasi sebelumnya tiba-tiba tertarik investasi di masa pandemi ini," ucapnya.

Para investor newbie tersebut mencari jalan instan untuk mendapatkan cuan. Mereka enggan menghabiskan waktu untuk belajar dari pengalaman bertransaksi.**** | detikFinance