Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pelaku Judi Online dan Judi Kartu Dicambuk di Aceh

Pelanggar syariat Islam atau pelaku judi online dan judi kartu menjalani hukuman cambuk di halam Kantor Kejari Bener Meriah, Senin (6/9/2021).


Infoacehtimur.com / Banda Aceh – Sebanyak sepuluh pelanggar syariat Islam di Kabupaten Bener Meriah menjalani eksekusi hukuman cambuk, di halaman Kantor Kejari Bener Meriah, Senin (6/9/2021).

Karena mereka telah terbukti melanggar Qanun Aceh nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat, yakni maisir.

Kesepuluh pelanggar syariat Islam tersebut diantaranya, U, JI, HW, HN, M, H, A, RA, MF dan S.

Kajari Bener Meriah, Agus Suroto SH MH melalui Kasi Pidum, Dizki Liando SH menyampaikan, pihaknya telah selesai melakukan eksekusi cambuk terhadap sepuluh pelanggar syariat Islam yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah).

"Untuk terpidana U dan JI masing menerima cambukan sebanyak 15 kali setelah dikurangi masa penahanan," ujarnya.

Selanjutnya, untuk terpidana HW menerima cambukan sebanyak 25 kali setelah dikurangi masa penahanan.

Sedangkan, NH, M, A, RA, MF masing-masing menerima cambukan sebanyak 20 kali setelah dikurangi masa penahanan.

Yang terakhir, sebutnya terpidana S menerima cambukan sebanyak 5 kali setelah dikurangi masa penahanan.

Menurutnya, kesepuluh pelanggar Syariat Islam ini dicambuk dalam dua perkara, pertama judi online atau hinggs domino dan kedua judi kartu.

"Perkara judi online sebanyak 4 orang dan judi kartu 6 orang," jelasnya.

Lanjutnya, proses pelaksanaan uqubat cambut ini melibatkan sebanyak 4 algojo.

Kemudian juga, disaksikan langsung oleh hakim pengawas yaitu, Alimal Yusrol Sirigal SH dari Mahkamah Syariah Simpang Tiga Redelong.

Pantauan Serambinews.com, tampak hadir pada proses eksekusi cambuk tersebut diantaranya, Kajari Bener Meriah, Agus Suroto SH, Kasatpol PP dan WH Bener Meriah, Miharbi S.sos dan juga keluaga dari terdakwa.(*)