Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Anggota DPRA Tagih Janji Soal Tender Ulang Segmen 1 Ruas Jalan Peureulak-Lokop

Anggota DPRA Tagih Janji Soal Tender Ulang Segmen 1 Ruas Jalan Peureulak-Lokop / For Serambinews.com

Anggota DPRA, Iskandar Usman Al-Farlaky 
"Kita mau tagih komitmen Pemerintah Aceh baik yang disampaikan PUPR dan Jubir Pemerintah Aceh, mereka bilang komit dan segera on progres

Infoacehtimur.com / Banda Aceh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) daerah pemilihan Kabupaten Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, kembali menagih janji Pemerintah Aceh terkait tender ulang segmen 1 ruas jalan MYC Peureulak-Lokop-Batas Gayo Lues dengan pagu anggaran Rp 155 Miliar (nilai HPS).

Pasalnya, menurut Alfarlaky, sampai kini belum ditetapkan pemenang oleh Unit Layanan Pelelangan (ULP).





Protes tersebut disampaikan Iskandar Al-Farlaky, kepada sejumlah awak media, Senin (11/10/2021).

"Kita mau tagih komitmen Pemerintah Aceh baik yang disampaikan PUPR dan Jubir Pemerintah Aceh, mereka bilang komit dan segera on progres. Buktinya sampai kini belum ada sinyal siapa pemenang lelang.

Dari jadwal seharusnya itu tanggal 4 Oktober kemarin. Kini digeser lagi, ada apa ini," tanya Iskandar geram.

Iskandar Al-Farlaky yang sebelumnya sempat turun ke ruas jalan segmen 1 bersama geuchik dan camat mengatakan, dirinya selalu instens komunikasi dengan pihak PUPR dalam rangka mengawal pembangunan jalan.

Namun, kata dia, jika Pemerintah Aceh sudah berani berbohong untuk kepentingan publik di sana, maka tindakan itu sangat tidak elegan sama sekali. "Pemerintah Aceh telah membiarkan rakyat dalam kesengsaraan," ujar politisi muda Partai Aceh ini.

Dia dengan tegas meminta agar Gubernur Aceh selaku kepala Pemerintahan Aceh mengambil sikap tegas, jangan memble untuk kepentingan rakyat yang sangat utama, segera untuk ditetapkan pemenang, siapa pun itu sesuai aturan yang berlaku, sehingga bisa segera dikerjakan, mengingat waktu tersisa yang sangat singkat.

"Kita khawatir volume pekerjaan yang tidak terkejar, sehingga akan menyisakan PR di kemudian hari. Jalan tidak siap, uang jadi silpa," tandas Al-Farlaky. 

Sebelumnya, hasil komunikasi dirinya dengan Kadis PUPR, pada Jumat (17/9/2021) merupakan tahapan Aanwijzing bagi perusahaan yang masuk pra kualifikasi. Ada 6 perusahaan yang masuk pra kualifikasi.

Sebut Al-Farlaky, tender ulang dilakukan di segmen 1 dengan pagu Rp 155 miliar (nilai HPS). "Kita harapkan jalan ini bisa merdeka, dalam artian warga yang melakukan aktifitas lebih mudah baik mengangkut hasil maupun keperluan lainnya," sebut Al-Farlaky.(*)


Sumber: Serambi Indonesia | Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati