Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Fakta, Puluhan Mahasiswa Baru Aceh Tiap Tahun Positif Narkoba

Pemusnahan barang bukti narkoba oleh BNN Aceh. (Agus Setyadi/detikcom)



Infoacehtimur.com / Banda Aceh - Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh mengungkap fakta yang mengejutkan terkait mahasiswa baru. Pihak kampus ternyata menyebut setiap tahun mendapati mahasiswa baru yang positif narkoba jenis ganja hingga sabu.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh, Prof Samsul Rizal. Dia menyebut pihaknya, setiap tahun, pasti selalu mendapati mahasiswa yang baru masuk positif narkoba dari hasil tes urine.




"Jadi memang setiap tahun itu ketemu sekitar 20 sampai 30 orang itu positif narkoba. Tapi kebanyakan ganja, hanya satu-dua yang sabu-sabu," kata Samsul di Kantor BNNP Aceh, Selasa (5/10/2021).

Samsul menyebut pihaknya tetap memberikan kesempatan dan menerima mahasiswa yang baru masuk tersebut selama 6 bulan masa percobaan. Meski demikian, menurutnya, pihak kampus tetap memanggil orang tua para mahasiswa yang ketahuan positif narkoba itu.

"Kami masih memberikan waktu hingga satu semester untuk mereka memperbaiki diri. Jadi kuliah, kita awasi dan dua bulan setelah itu kita minta periksa sampai dengan 6 bulan," jelas Samsul.

Mahasiswa Bakal Dikeluarkan Jika Tetap Positif Narkoba

Dia menegaskan pihaknya bukan tanpa syarat memberikan kesempatan kepada para mahasiswa baru tersebut. Dia memastikan, jika selama 6 bulan masa percobaan mahasiswa baru yang positif narkoba itu tetap positif, mereka akan dikeluarkan oleh pihak kampus.

Tak hanya itu, Samsul menyebut pihaknya juga selalu bekerja sama dengan BNN untuk mencegah peredaran narkoba di kampus. Tes urine pun bakal rutin dilakukan, tak hanya kepada mahasiswa baru, tapi juga kepada mahasiswa lama hingga dosen di kampus.

"Jadi kita ada tes narkoba secara berkala," ujar Samsul.

"Kita imbau kerja sama seluruh Masyarakat Aceh untuk tidak memakai narkoba karena itu tidak ada faedahnya. Merusak saraf-saraf di otak," lanjut Samsul.