Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Jambo Warga di Pantai Peulangi Desa Matang Rayeuk Rusak Diterjang Angin Kencang Disertai Ombak Besar

Angin kencang disertai ombak besar, menyebabkan Jambo warga di pantai Peulangi, di Desa Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur, rusak berat, dan sebagian pohon tumbang, Kamis (8/10/2021). 



Infoacehtimur.com / Idi Rayeuk – Angin kencang disertai ombak besar memporak-porandakan Jamboe milik warga (pedagang) di pantai Peulangi, Desa Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur.

Menurut pengakuan, Herijal salah satu pedagang di pantai tersebut, angin kencang disertai ombak besar yang menyebabkan Jamboe-jamboe milik pedagang rusak parah, dan pohon kayu bertumbangan itu terjadi Kamis (7/10/2021) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Karena angin sangat kencang sehingga menyebabkan ombak besar atau air laut pasang.

Saking kencangnya, sehingga menyebabkan sejumlah Jambo milik pedagang di pantai ini rusak parah, dan sebagian lagi rusak ringan," ungkap Herijal salah satu pedagang di lokasi.

Untuk diketahui, tak jauh dengan pantai di lokasi ini terdapat, Tambak Udang percontohan nasional milik Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Warga pemilik Jambo yang rusak parah akibat angin kencang sangat sedih karena musibah ini.

Pasalnya, sebagian warga hanya mengandalkan hasil jualan di pantai ini sebagai pendapatan sehari-hari.

"Tapi apa boleh buat, sudah musibah dan takdir dari Allah SWT," ungkap Ramlah, pedagang lainnya.

Angin kencang disertai air pasang ini, jelas Herijal sebelumnya sering terjadi tapi dampaknya tidak separah kali ini.

"Pedagang berharap adanya perhatian pemerintah dalam bentuk bantuan untuk memperbaiki Jambo warga yang rusak," ungkap Ramlah.

Selain itu, warga berharap adanya kelanjutan pembangunan batu penahan ombak agar kejadian serupa tak terjadi lagi.

Karena sebelah barat Pantai yang sudah ada pembangunan batu penahan ombak tidak ada kerusakan, karena ombak besar tertahan oleh batu tersebut.

Herijal, mengaku Muspika bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa sudah meninjau Jambo warga yang rusak akibat angin kencang sekaligus mendata Jambo milik warga yang rusak berat dan ringan.

"Warga berharap dari kunjungan muspika ini agar adanya bantuan dari pemerintah kepada korban terdampak Angin kencang," harap Herijal.*** Artikel/Serambinews.