Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Konser di Gelar Ditengah Pandemi Covid di Kota Langsa Lukai Hati Pengusaha Warkop

Foto : Tangkapan layar video konser musik di acara Jamda yang viral di medsos. | Wartanusa.id



Infoacehtimur.com / Langsa – Digelarnya konser musik yang mengakibatkan kerumunan di taman Hutan Kota Langsa oleh panitia Jambore Daerah (Jamda) gerakan Pramuka telah melukai hati pengusaha warung kopi (Warkop) setempat.

“Kami kecewa dengan pemerintah yang membiarkan konser tersebut, sementara usaha kami dipaksa tutup apabila melewati jam malam. Apa Covid-19 hanya akan menyebar melalui warkop saja,” kata salah seorang pengusaha warkop, Sayed kepada wartanusa.id. Kamis malam (30/09/2021).

“Dimana tim yustisi, dimana tim pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), dimana gugus covid-19 yang selalu sigap menyegel usaha kami bila lewat jam malam,” celetuknya menjadi-jadi.

Ini sangat keterlaluan, kejadian ini menjadi momok buruk. Artinya, hilang kepercayaan masyarakat pada pemerintah.

“Kami meminta tim yustisi melakukan tindakan tegas terkait kerumunan yang menimbulkan keresahan tersebut.”



“Apabila pelaksana kegiatan tidak di proses, dipastikan kami akan berontak ketika tim yustisi nanti menyegel usaha kami,” tandas aktifis LSM ini berang.

Sebelumnya, Jubir Gugus tugas Covid-19, M. Husin mengatakan saat ini dirinya sedang di Banda Aceh, selepas pembukaan sudah jadi tanggung jawab panitia.

“Saya di Banda Aceh, tidak bisa berkomentar banyak,” kata Husin.

Sementara, Panitia Pelaksana Jambore Daerah Pramuka, Zufri Effendi yang coba ditemui di Sekretariat pengaduan kegiatan tidak bisa dijumpai.

Menurut salah seorang petugas di sekretariat. “Besok ketua panitia baru bisa memberikan keterangan,” ucapnya.***Artikel/Wartanusa.