Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Warga Idi Rayeuk Tak Sanggup Lagi 'Langganan' Banjir Pasang, Dinas Lingkungan Hidup Harus Segera Bertindak.



Infoacehtimur.com - Air yang menggenang di pemukiman warga Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk sudah menjadi langganan setiap air laut pasang. Banjir Rob yang kerap datang 3 kali dalam sebulan ini makin parah setelah tanggul bantaran sungai di Dusun Calok Geulima di desa tersebut jebol selebar 3 meter.


Imbas dari kerusakan infrastruktur tersebut membuat pemukiman warga meluap dan sampah menjadi “hidangan” bagi warga terutama warga Dusun Calok Geulima, Desa Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk.




Gerakan Sosial Pemuda Pesisir telah mendesak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Timur untuk menangani dan menindaklanjuti perihal tersebut. Walhasil, DLHK Aceh Timur melakukan peninjauan awal ke lokasi pada Kamis (07/10).




“GSPP meminta kepada DLHK dan pihak terkait lainnya untuk memaksimalkan sarana daerah aliran sungai, agar tidak selalu meluap ke pemukiman dan menjadikan warga sebagai korban.” ujar Sektretaris GSPP Muliadi saat peninjauan lokasi bersama DLHK Aceh Timur pada Kamis (07/10).



Dinas DLHK Aceh Timur melalui Kepala Bidang Penataan, Pengawasan Izin Lingkungan Dan PPLH Teuku Andri Putra, S.IP menjelaskan, selain akibat tanggul jebol, banjir Rob yang melanda kawasan Gampong Jawa juga diakibatkan oleh kawasan penyerapan air yang tidak berfungsi dengan baik dan belum adanya tempat pembuangan sampah yang teratur.


Teuku Andri kepada Lsm GSPP menjelaskan infrastruktur di bantaran sungai, sarana dan penyerapan, serta pembuangan sampah di lokasi genangan Rob tersebut akan ditindak lanjuti dan dibenahi oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.